Tank Leopard 2, Perlukah untuk Indonesia?
February 13th, 2012
Saya membuat tulisan ini karena begitu banyak pro dan kontra mengenai apakah Indonesia perlu sehingga saya gatel juga ingin mengeluarkan Opini pribadi saya.
sebelum kita membahas masalah perlu atau tidak, alangkah lebih baik kita tahu dulu apakah Tank leopard 2 tersebut.
Tank Leopard II adalah salah satu Tank Tempur utama (istilahnya MBT = Main Battle Tank) buatan Negara Jerman. di dunia ini hanya beberapa negara yang bisa dan membuat Tank dengan spesifikasi MBT. antara lain USA, Prancis, Jerman, Italia, Swedia, Rusia, Cina, india dan Jepang. tetapi top rank nya memang masih dipegang oleh negara-negara adidaya.
Tank Leopard II dilengkapi dengan bahan dan perlengkapan terbaik saat ini (menurut pembuatnya), antara lain Laras Smothbore (tanpa ulir) Rheinmetall 120 mm dilengkapi dengan stabilizer. bisa menembakkan amunisi APFSDS-T yang bisa menembus pelat baja dengan tebal 560 mm dari jarak 2000 Meter. selain itu juga bisa dipergunakan untuk amunisi.
untuk pembidikan dan penembakan Tank Leopard dilengkapi dengan Kontrol penembakan (Fire Control) EMES-15 Fire control system dengan dual magnification stabiliized primary sight, state of the art laser rangefinder dan thermal sight buatan Carl zeiss sehingga bisa melakukan penembakan dalam keadaan tank bergerak maupun malam hari.
lapisan pelindung (Armor) berupa 2 ruang Multi layered Composite metal ceramic, yang bahannya sangat dirahasiakan (top secret) tapi katanya setara / mirip dengan Chobham Armor milik M1A1 Abrams (USA) dan dibagian dalamnya juga ditambahi Spall liner untuk melindungi crew dari efek ledakan.
data spesifikasi umum :
| Leopard 2A4 | Leopard 2A5 | Leopard 2A6/A6M | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kru: | 4 | ||||||||
| Mesin: | MTU-12-cylinder-Diesel engine MB 873-Ka 501, with two exhaust turbochargers. | ||||||||
| Kapasitas Mesin: | 47,600 cm3, Rpm: 2,600/min | ||||||||
| tenaga Mesin: | 1,500 PS (1,479 hp, 1,103 kW) | ||||||||
| Sistem Transmisi: | Hydro-mechanical control, reversing and steering gear HSWL 354 with combined hydrodynamic-mechanical service brake, 4 forward, 2 reverse | ||||||||
| Suspensi: | Torsion bar spring mounted support roller drive with hydraulic dampers. | ||||||||
| Panjang (dengan Turret menghadap depan): |
9,670 mm | 10,970 mm | |||||||
| Lebar: | 3,750 mm / 3,7 Meter | ||||||||
| Tinggi: | 2,990 mm | 3,030 mm | |||||||
| Jarak bebas dari tanah: | 540 mm | ||||||||
| Kedalaman menyelam tanpa persiapan: | 1,200 mm / 1,2 Meter | ||||||||
| Kedalaman menyelam dengan persiapan: | 4,000 mm / 4 meter | ||||||||
| Berat Kosong: | 52 ton | 57.3 ton | 57.6 ton A6M 60.2 ton |
||||||
| Berat Operasional tempur : | 55.15 ton | 59.5 ton | A6 59.9 t (Maximum mass; 61.7 t), A6M 62.5 t |
||||||
| Kecepatan Max: | 68 km/h; backwards 31 km/h | ||||||||
| Kapasitas tanki BBM: | 1,160 liters | ||||||||
| Armament: | Rheinmetall 120 mm smoothbore gun L/44 and 2 machine guns | Rheinmetall 120 mm smoothbore gun L/55 and 2 machine guns | |||||||
dari sekian banyak keunggulan tersebut, sekarang kita beralih pada pertanyaan-pertanyaan yang muncul.
1. Apakah Indonesia sanggup membelinya ?
jika dephankam berniat membeli, pastinya sanggup dan ada dananya.
2. Apakah Cocok untuk kondisi Di indonesia ?
dari beberapa referensi yang saya baca dan melihat dari spesifikasinya. opini saya pribadi Tank Leopard II kurang cocok untuk kondisi alam dan geografis Indonesia. adapun alasan saya antara lain :
- Lebar jalanan di Indonesia tidak banyak yang bisa dilewati oleh tank tersebut. paling lewat jalan tol atau kalau tidak ya dinaikkan dengan Kereta Api. di jerman dan Eropa sendiri, penggelaran dan mobilisasi paling cepat adalah menggunakan Kereta Api.
dengan kondisi ini, penggelaran cepat hanya bisa dilakukan paling di dipulau Jawa dan Sumatra. - kawasan Kalimantan, Sulawesi, Irian adalah kebanyakan Hutan Hujan Tropis dengan kepadatan pohon yang sangat rapat. kalimantan sendiri banyak kondisi lahan adalah gambut. tank sekelas MBT dengan labar body dan berat yang lebih dari 50 ton tentu akan sulit menaklukkan medan ini. hutan indonesia tidak seperti hutan di eropa maupun amerika.
- dengan berat yang lumayan dan tubuh gembot, maka penggelaran tidak bisa dilakukan dengan cepat, serta membutuhkan waktu. dengan geografis kita yang kepulauan maka membutuhkan angkutan laut yang mumpuni. tapi perlu diingat, transportasi lewat laut pada kondisi perang sangat beresiko untuk ditenggelamkan musuh.
- perang jaman sekarang lebih bersifat asimetris, sehingga penggelaran MBT terasa mubazir untuk melawan insurjen2 yang menerapkan taktik gerilya. (bisa dilihat perang di irak, dan afganishtan).
3. jika ingin tetap dibeli, kenapa Indonesia harus Punya tank sekelas MBT?
- Prestise sudah pasti. hanya sedikit negara yang mempunyai Tank Tempur utama dan biasanya negara adidaya atau negara banyak uang. tetangga kita Singapura saja mempunyai Tank Leopard II.
- sebagai efek Deterrent. situasinya mungkin mirip dengan waktu tahun 60an dimana indonesia punya TU16 dan kapal Penjelajah (cruiser) KRI Irian. tidak perlu turun perang, tapi bisa menggentarkan musuh yang ingin menyerang kita.
- Alih teknologi dan experience (pengalaman). sudah diketahui bahwa pengalaman adalah guru terbaik. dengan mempunyai persenjataan berteknologi canggih maka kita tidak ketinggalan dalam memperoleh pengalaman dan tentu saya tidak ketinggalan teknologi.
4. Mengapa Indonesia tidak membuat sendiri saja Tank. Toh pindad sudah bisa membuat tank kecil atau APC ?
nah ini pendapat anggota DPR yang sepertinya tidak memiliki pandangan apa itu MBT. secara pribadi saya saat inimenyangsikan indonesia bisa membuat MBT yang sekelas Leopard II, M1A1 Abrams, Challenger II atau Lecrec. ada beberapa alasan :
- lapisan Armour MBT bukan hanya besi Baja. tapi adalah bahan Ceramic Composit dengan multi layer yang masing-masing negara pembuat sangat merahasiakannya (klasifikasi Top Secret) dan merupakan rahasia negara. Jerman dan Amerika menamakannya Chobham Armour, Inggris menamakannya Dorchester Armour. Rusia dan Cina juga punya ramuan sendiri. jadi jika pindad saja masih belum bisa membuat Pistol dengan kualitas sekelas Glock atau Sig Sauer. maka rasanya sulit untuk bisa menyamai teknologi armour dari negara-negara maju tersebut.
- sistem elektronik dan perlindungan dari MBT juga cukup njelimet dan hampir menyamai pesawat tempur. terutama untuk fire control, range finder dan sistem stabilisasi Laras.belum lagi perlengkapan elektronik Thermal sight, IFF dan combat management. sistem perlindungan Nubika tercanggih juga terdapat pada MBT sekelas Leopard II. ini sepertinya sulit untuk diikuti oleh pindad. jikapun kita bergantung pada pasokan pembuat luar negeri, maka spesifikasinya tidak bisa dirahasiakan lagi, rentan terhadap upaya spionase, sabotase maupun embargo.


