Kisah Dua Pedagang Permen
Wednesday, October 31st, 2007
Kisah ini pernah cukup populer tetapi saya sendiri tidak ingat lagi di mana untuk pertama kalinya kisah itu saya baca. Konon, di suatu jalan di depan sekolahan terdapat dua toko permen. Keduanya menjual jenis-jenis permen yang persis sama. Tetapi toko yang satu selalu pernuh dengan anak-anak yang berebutan membeli permen. Toko lainnya hampir tidak ada pembelinya. Para calon salesmen atau SPG disuruh mengamati mengalami sampai terjadi gejala aneh seperti itu.
Sebagai hasil pengamatan ternyata pemilik toko yang ramai itu sangat pintar aritmatika dalam hal tambah menambah. Sedangkan pemilik toko yang lainnya juga sangat pintar aritmatika tetapi dalam hal kurang mengurang.
Pemilik toko permen yang ramai itu selalu mulai menimbang dalam dengan jumputan kecil. Kemudian ia terus menambahkan permennya sehingga dacingnya seimbang. Setelah seimbang pun ia masih menambahkan pula satu dua permen sehingga dacingnya berat ke sebelah permen daripada ke sebelah batu timbangan.
(more…)
